Selasa, 01 Maret 2011
Melukis Cinta Di Langit Kejujuran
Kejujuran adalah ruh dari cinta itu sendiri
Dia merupakan bahan dasar dari cinta itu sejatinya.
Kejujuran adalah sisi lain dari sisi cinta yang tak bisa kita hilangkan
Maka jika tak jujur, itu tanda dari kita tak cinta lagi…..
Disinilah kita harus menyelami samudra niat kita selama ini
Untuk apa kita menikah?
Untuk apa menikahinya?
Jujurlah pada nuranimu yang bening itu…
Agar jika niat kita selama ini salah
Selama ini tak jujur, bisa kita perbaiki, bisa kita bangun lagi dari titik nol
Titik penumbuhan cinta….!
Karena betapa banyak orang yang mengakhiri biduk rumah tangganya
Karena diawal mereka tak jujur….
Menikahi karena kecantikannya semata
Begitu datang yang lebih cantik menggodanya, ia jatuh, ia hancur, ia maksiat
Maka bubarlah rumah tangga itu…..!
Atau orang-orang yang menikah karena jabatan semata, karena melihat status social semata
Maka begitu jabatan itu hilang, maka begitu Allah mengujinya dengan kemiskinan..
Maka bubarlah rumah tangga itu..!!
Inilah potret mereka yang tak jujur pada niatnya.
Yang ada akhir yang tak menyenangkan diperjalanan sejarah rumah tangganya.
**Saatnya Melukis Cinta itu**
Jika kata adalah sepotong hati, maka ku ingin kata ini, yang terjalin dari huruf-huruf dalam nuraniku
Tuk menjadi doa….
Agar Allah selalu menghadirkan dihatimu
Tentang cintaku padamu duhai istriku sayang….
Agar pula kau tahu, bahwa selamanya aku mencintaimu.
Agar engkau selalu melihat binar cinta dimataku
Agar kau paham dan mengerti setiap kata yang kuucap untukmu adalah doa
Bahwa aku ingin selamanya denganmu…
Beriringan saling mengenggam jemari, hingga langkah kita ke SurgaNya……!
Karena Cinta menurutku tak berwarna
ia menjadi jingga
sebagaimana kau memaknainya
ia pun menjadi kuning, biru, dan merah
sebagaimana kau menginginkannya
Karena Cinta bagiku tak ubahnya kumpulan narasi
tentang kejujuran dan keberanian
tentang kemarahan dan kasih sayang
Karena Cinta adalah lukisan yang unik dan tak terkatakan
sebab ia menenggelamkan kita pada angan-angan
dan pada mimpi yang abadi
dan cintaku padamu adalah surga yang tak bisa kumasuki jika tanpamu…….
:')
"Surgaku & Nerakaku"
Duhai para istri yang mendamba Surga…
Engkau telah memiliki jalan yang mudah untuk meraihnya
Jika saja engkau muliakan suamimu dan memenuhi hak-haknya atasmu
...Tapi engkau pun bisa memilih jalan lain
Ketika engkau lalaikan dirimu dari ridhanya
Maka bersiaplah menuai sengsara di Neraka
Risalah ini adalah motivasi untukku dan untukmu wahai saudariku, baik yang telah menikah, yang belum menikah, dan yang akan menikah. Suami adalah Surga dan Neraka bagi para istri. Melalui perantara suamilah para istri akan mendapatkan ‘hadiah’nya di akhirat kelak. Apakah keridhaan ataukah murka dari Rabbul ‘Alamin yang akan kita dapat…? Semua itu bermula dari bagaimana sikap kita terhadap suami. Maka perhatikanlah dengan seksama.
Suami adalah pemimpin dalam rumah tangga, suami ibarat raja dalam sebuah negara. Istri adalah wakil suami yang harus setia, istri adalah pelaksana semua hal yang diamanatkan padanya. Maka jagalah hal ini dengan sebaik-baiknya.
Wahai saudariku, ketahuilah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengisyaratkan dalam sabdanya:
فَإِنِّيْ لَوْ كُنْتُ اَمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِغَيْرِاللهِ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا، وَالَّـذِيْ نَفْسُ مَحَمَّدٍ بِيَدِهِ لاَ تُؤَدِّيَ الْمَرْأَةُ حَقَّ رَبِّهَا حَتَّى تُؤَدِّيَ حَقَّ زَوْجِهَا
“Sesungguhnya, jika sekiranya aku memerintahkan seseorang untuk sujud kepada selain Allah, maka aku akan memerintahkan seorang istri untuk sujud kepada suaminya. Maka demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya! Seorang istri tidaklah menunaikan hak Rabb-nya sehingga dia menunaikan hak suaminya.”
Aduhai, alangkah besarnya hak suami terhadap istri-istrinya. Perhatikanlah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang amat agung di atas. Jika manusia dibolehkan sujud kepada manusia, maka yang paling berhak untuk itu adalah suami…
Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun hingga bersumpah: Maka demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya! Seorang istri tidaklah menunaikan hak Rabb-nya sehingga dia menunaikan hak suaminya.
Tidaklah dikatakan seorang istri itu memenuhi hak Rabb-nya hingga dia memenuhi hak suaminya. Allahu Akbar…!
Banyak istri dan wanita yang telah lupa dengan pesan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada bibinya Hushain bin Mihshan ketika beliau bertanya tentang sikapnya terhadap suaminya:
فَانْطُرِيْ أَيْنَ أَنْتِ مِنْهُ فَإِنَّمَا هُوَجَنَّتُكِ و نَارُكِ
“Perhatikanlah olehmu, dimanakah engkau dari (memenuhi hak)nya, karena sesungguhnya dia (suamimu itu) adalah surgamu dan nerakamu.”
Maka, suami itu adalah jalan para istri untuk meraih kenikmatan Surga atau menjadi sebab bagi para istri tenggelam dalam api Neraka. Manakah yang hendak engkau pilih wahai para istri…? Surgakah atau Nerakakah…?
Tahukah engkau, bahwa sedikit sekali kaum wanita yang akan menjadi penghuni Surga? Demikian khabar yang disampaikan oleh al-Mudzakir Muhammad bin ‘Abdullah ‘alaihish sholatu wa sallam dalam sabdanya:
إِنِّ أَقَلَّ سَاكِنِيْ الْجَنَّةِ النِّسَاءُ
“Sesungguhnya penghuni Surga yang paling sedikit adalah perempuan.”
Bagaimanakah terjadi demikian?
Ketahuilah saudariku, para wanita yang menolak kenikmatan Surga adalah mereka yang durhaka kepada suaminya, kufur nikmat atas pemberian suaminya, dan lisan mereka banyak digunakan untuk melaknat. Wal’iyyadzubillah…
Tidakkah terbetik dalam hatimu untuk menjadi kesayangan bagi suamimu? Untuk menjadi bidadari baginya di dunia dan akhirat? Dan dengannya engkau akan memperoleh ridha dari Rabb-mu yang amat berlimpah…
Habibullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menggambarkan sosok istri yang baik bagi seorang suami. Dan bagaimanakah seorang suami akan menolak istri yang seperti ini, sungguh suatu perkara yang mustahil…
عَنْ أَبِي هَرَيْرَةَ قَالَ: قِيْلَ لِرَسُوْ لُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ؟
قَالَ: الَّتِيْ تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيْعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلاَ تُخَالِفُهُ فِيْ نَفْسِهَا وَمَالِهَابِمَا يَكْرَهُ
Dari Abu Hurairah, dia berkata: “Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: ‘Siapakah istri yang baik itu?’
Maka beliau menjawab: ‘Yang menyenangkan apabila dia dipandang dan menta’atinya apabila dia memerintahkannya, dan dia tidak pernah menyalahi suaminya pada dirinya dan hartanya yang suaminya tidak menyukainya.’”
Tahukah engkau siapa istri yang baik itu…?
Yang telah disabdakan oleh Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau ditanya…
Istri yang baik adalah…
Yang apabila suami melihat dan memandang kepadanya…
Pasti akan menyenangkan suaminya…
Pasti akan menyejukkan pandangan mata suaminya…
Dan dirinya selalu berhias…
Wajahnya selalu berseri dan menenangkan hati…
Penampilan dan pakaiannya selalu menarik…
Dan pada semuanya…
Demi menunaikan hak suaminya…
Sehingga sang suami akan mengatakan, istriku sangatlah menarik…
Akan tetapi, bagaimana dengan istri yang tidak baik…
Istri yang tidak baik itu adalah…
Istri yang tidak menyenangkan apabila dipandang…
Wajahnya selalu cemberut dan merengut ketika bertemu dengan suaminya…
Dirinya selalu menyusahkan hati dan fikiran suaminya…
Pada penampilan dan pakaiannya selalu kusut dan tidak menarik…
Sikap dan tutur katanya keras dan kasar…
Sehingga ketika suami berada bersamanya, maka dia seolah berada dalam Neraka…
Suamiku, engkau adalah Surgaku dan Nerakaku. Maka apa lagi yang akan kuutamakan sebagai seorang istri selain memenuhi hak-hakmu atas diriku. Akan kujadikan engkau senantiasa ridha padaku. Akan kujaga amanat yang telah engkau embankan di pundakku. Dan tidaklah aku akan membantah perintahmu selain perintah untuk bermaksiat kepada Allah…
***
Demikianlah risalah sederhana ini tersusun dengan mengharap wajah-Nya. Semoga shalawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, dan para pengikutnya hingga yaumil akhir kelak.
Semoga Allah senantiasa melapangkan qulub-qulub yang sempit oleh syahwat dan syubhat kepada jalan kebenaran yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para Shahabatnya ridwanullahu ‘alaihim ajma’in berada di atasnya.
Wallahu Ta’ala a’lam bish showab.
___________
Catatan kaki:
[1] Hadits shahih lighairihi. Diriwayatkan oleh Ibnu Majah (no. 1853), Ahmad (IV/381), Ibnu Hibban (no. 1290 – Mawaarid –).
[2] Hadits shahih. Diriwayatkan oleh Ahmad (IV/341) dan al-Hakim (II/189).
[3] Hadits shahih. Diriwayatkan oleh Ahmad (IV/427, 436 dan 443) dan Muslim (no. 2738).
[4] Al-Masaail (IX/159) oleh Abu Unaisah Abdul Hakim bin Amir Abdat, terbitan Darus Sunnah.
[5] Lihat Pernikahan dan Hadiah Untuk Pengantin karya Abu Unaisah Abdul Hakim bin Amir Abdat, terbitan Maktabah Mu’awiyah bin Abi Sufyan.
[6] Hadits shahih lighairihi. Diriwayatkan oleh Ahmad (II/251, 432 dan 438), an-Nasa’i (no. 3231 dan ini lafadznya) dan al-Hakim (II/161-162).
Ketahuilah Apa yang Terpenting Dalam Hidupmu!
Dulu, ada seorang Kaisar yg mengatakan pada seorang penunggang kuda, bahwa jika dia bisa menjelajahi daerah seluas apapun, maka Kaisar akan memberikan kepadanya daerah seluas yg sanggup dijelajahinya itu. Kontan si penunggang kuda itu melompat ke punggung kudanya & melesat secepat mungkin untuk menjelajahi dataran seluas mungkin.Dia melaju & terus melaju, melecuti kudanya untuk lari secepat mungkin untuk menjelajahi dataran seluas mungkin. Ketika lapar & letih, dia tidak berhenti untuk makan dan minum karena dia mau memiliki tanah yg maha seluas.
Akhirnya tiba ia pada suatu tempat setelah berhasil menjelajahi daerah cukup luas, tetapi ia sudah sangat lelah & hampir mati. Lalu dia berkata terhadap dirinya sendiri, “Mengapa aku paksa diri begitu keras untuk menguasai tanah yg seluas ini? Kini aku sudah sekarat, & hampir mati & aku hanya butuh tanah seluas 2 meter untuk menguburkan diriku sendiri.
Cerita ini mirip dgn perjalanan hidup kita. Kita cenderung memaksa diri sangat keras tiap hari untuk mencari uang, kuasa, dan keyakinan diri. Kita cenderung mengabaikan kesehatan kita, waktu bersama keluarga, dan kesempatan mengagumi keindahan di sekeliling kita, hal-hal yg ingin kita lakukan. Kita cenderung mengabaikan kehidupan rohani kita. Kita cenderung tidak memikirkan dengan serius hidup kita sesudah mati.
Anda percaya ada kehidupan sesudah mati? Suatu hari ketika kita menoleh ke belakang, kita akan melihat betapa kita tidak membutuhkan sebanyak itu, tapi kita tidak mampu memutar mundur waktu atas semua hal yg tidak sempat lakukan. Maka mulai sat ini luangkanlah waktu memikirkan sejenak hal yg akan terjadi jika kita mati kelak. Atau apa yg akan kita lakukan saat ini seandainya kita tahu bahwa kita akan meninggal dalam waktu seminggu lagi? Sebulan lagi? Setahun lagi? 10tahun lagi? Atau 40tahun lagi? Bukankah suatu hal yg menyenangkan sekaligus menyeramkan seandainya kita bisa mengetahui kapan kita akan mati? Cuma kita tidak tahu, kita semua tidak ada yg tahu.
Kita hanya bisa bersiap meninggalkan semuanya. Jalanilah hidup yg seimbang, belajarlah menghargai dan menikmati hidup ini apa adanya, dan terutama: TAHU APA YG TERPENTING DALAM HIDUPMU!!
Hati Seorang Istri Sholeha
Jika aku harus memilih memiliki tubuh langsing seperti sebelum menikah atau berperut buncit karena mengandung anak kita. Maka aku akan memilih untuk mengandung, karena disaat itulah aku rasakan kekuatan untuk melindungi dan mencintai..
Jika aku harus memilih memiliki payudara indah seperti para model atau payudara yang membengkak karena air susu. Maka aku akan memilih payudara membengkak yang mampu memberi kehidupan. Karena disanalah aku belajar untuk berkorban dan memberi kehidupan.
Jika aku harus memilih untuk melahirkan sesar atau berjuang untuk melahirkan. Maka aku akan memilih untuk berjuang sekuat tenaga melahirkan anak kita. Karena menunggu kelahiran anak kita dari menit ke menit, yang begitu menyakitkan adalah seperti menunggu antrian menuju Jannah-Nya. Sehingga ketika bayi kecil kita terlahir dengan Asma Allah, para malaikat pun tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit.
Jika aku harus memilih hidup tanpa beban dan bebas seperti saat aku belum menikah atau hidup dengan segala keterbatasan bersamamu dan buah cinta kita. Maka aku akan memilih untuk selalu bersamamu
Percayalah, aku tak pernah menyesali keputusan untuk menikah denganmu diusia dini, bahkan sebelum aku berhasil merampungkan kuliahku. Aku tak pernah menyesal memilih seorang laki-laki sederhana untuk menjadi Qowwam dalam rumahtangga. Karena laki- laki sederhana itu menghadirkan banyak cinta untukku.
Tetaplah bersamaku mengarungi bahtera ini, karena akan begitu banyak ombak yang akan menghadang lajunya. Tetaplah menggenggam tanganku dalam keyakinan berpasrah atas setiap ketentuan-Nya. Tetaplah mencintaiku dengan cinta yang tiada pernah ingkar…
Aku begitu bahagia menjadi istrimu :")
Duhai Pria....Duhai Wanita
Ketika AKU menciptakan langit dan bumi,
AKU berfirman “Kun fa yakuun” dan jadilah.
tapi ketika AKU menciptakan pria,
AKU membentuknya dan meniupkan nafas kehidupan ke lubang hidungnya....
Tetapi engkau, wanita, AKU menghiasmu setelah
AKU meniupkan nafas kehidupan ke pria
karena lubang hidungmu terlalu lembut.....
AKU membiarkan pria tertidur nyenyak sehingga..AKU dapat dengan sabar dan sempurna membentuk engkau.
Pria AKU buat tertidur supaya dia tidak dapat mencampuri...
Dari satu tulang AKU menghiasmu.
AKU memilih tulang yang melindungi kehidupan pria.
AKU memilih tulang rusuk, yang melindungi jantung dan paru-paru
dan mendukungnya, sebagaimana yang harus kamu lakukan....
Dari satu tulang ini AKU membentukmu dengan sempurna dan cantik....
Sifatmu adalah seperti tulang rusuk, kuat tetapi lembut dan mudah patah....
Engkau menyediakan perlindungan untuk organ paling lembut dalam pria, hati dan jantungnya.
Jantungnya adalah pusat dari kehidupannya,
paru-parunya yang menggenggam nafas kehidupan....
dan tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah
sebelum ia mengijinkan kerusakan terjadi pada jantung.
Dukunglah pria sebagaimana tulang rusuk melindungi tubuhnya.
Engkau tidak diambil dari kakinya untuk menjadi alasnya
tidak juga diambil dari kepalanya untuk menjadi atasannya.
Engkau diambil dari sisinya, untuk berdiri disebelahnya dan dipeluk dengan erat....
Engkau adalah malaikatKU yang sempurna.
Engkau adalah gadis kecilKU yang cantik.
Engkau telah tumbuh menjadi wanita yang sempurna,
dan mataKU terpuaskan ketika AKU melihat hatimu.
Bibirmu sangat cantik ketika mengucapkan doa.
Hidungmu sangat sempurna dalam bentuknya.
Tanganmu sangat lembut untuk disentuh.
AKU telah memberi perhatian pada wajahmu saat engkau tertidur....
AKU menggenggam hatimu dekat denganKU.
Dari semua yang hidup dan bernafas,
engkau adalah yang paling mirip dengan AKU....
Adam berjalan bersamaKU di hari yang dingin dan dia kesepian.
Dia tidak dapat melihat ataupun menyentuhKU.
Dia hanya dapat merasakanKU.
Jadi semua yang AKU ingin Adam berbagi denganKU,
AKU membentuknya di dalam kamu. KekuatanKU, kemurnianKU, cintaKU, perlindunganKU, dan dukunganKU.
Engkau adalah istimewa karena engkau adalah perpanjangan tanganKU....
Pria melambangkan citraKU, wanita-perasaanKU.
Bersama-sama kalian melambangkan TUHAN yang sejati.
Jadi Pria, perlakukan wanita dengan baik.
Cintailah dia, hormatilah dia, karena ia lembut.
Menyakitinya, berarti engkau menyakitiKU....
Apa yang engkau lakukan kepadanya,
engkau melakukannya kepadaKU.
Jika engkau menghancurkannya,
engkau hanya menghancurkan hatimu sendiri....
Wanita dukunglah pria.
Dalam kesederhanaan, tunjukkan kepadanya kekuatan perasaan yang telah KU berikan kepadamu.
Dalam kesunyian tunjukkan kekuatanmu.
Dalam cinta tunjukkan kepadanya bahwa engkau adalah tulang rusuknya yang melindungi tubuhnya.
AKU berfirman “Kun fa yakuun” dan jadilah.
tapi ketika AKU menciptakan pria,
AKU membentuknya dan meniupkan nafas kehidupan ke lubang hidungnya....
Tetapi engkau, wanita, AKU menghiasmu setelah
AKU meniupkan nafas kehidupan ke pria
karena lubang hidungmu terlalu lembut.....
AKU membiarkan pria tertidur nyenyak sehingga..AKU dapat dengan sabar dan sempurna membentuk engkau.
Pria AKU buat tertidur supaya dia tidak dapat mencampuri...
Dari satu tulang AKU menghiasmu.
AKU memilih tulang yang melindungi kehidupan pria.
AKU memilih tulang rusuk, yang melindungi jantung dan paru-paru
dan mendukungnya, sebagaimana yang harus kamu lakukan....
Dari satu tulang ini AKU membentukmu dengan sempurna dan cantik....
Sifatmu adalah seperti tulang rusuk, kuat tetapi lembut dan mudah patah....
Engkau menyediakan perlindungan untuk organ paling lembut dalam pria, hati dan jantungnya.
Jantungnya adalah pusat dari kehidupannya,
paru-parunya yang menggenggam nafas kehidupan....
dan tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah
sebelum ia mengijinkan kerusakan terjadi pada jantung.
Dukunglah pria sebagaimana tulang rusuk melindungi tubuhnya.
Engkau tidak diambil dari kakinya untuk menjadi alasnya
tidak juga diambil dari kepalanya untuk menjadi atasannya.
Engkau diambil dari sisinya, untuk berdiri disebelahnya dan dipeluk dengan erat....
Engkau adalah malaikatKU yang sempurna.
Engkau adalah gadis kecilKU yang cantik.
Engkau telah tumbuh menjadi wanita yang sempurna,
dan mataKU terpuaskan ketika AKU melihat hatimu.
Bibirmu sangat cantik ketika mengucapkan doa.
Hidungmu sangat sempurna dalam bentuknya.
Tanganmu sangat lembut untuk disentuh.
AKU telah memberi perhatian pada wajahmu saat engkau tertidur....
AKU menggenggam hatimu dekat denganKU.
Dari semua yang hidup dan bernafas,
engkau adalah yang paling mirip dengan AKU....
Adam berjalan bersamaKU di hari yang dingin dan dia kesepian.
Dia tidak dapat melihat ataupun menyentuhKU.
Dia hanya dapat merasakanKU.
Jadi semua yang AKU ingin Adam berbagi denganKU,
AKU membentuknya di dalam kamu. KekuatanKU, kemurnianKU, cintaKU, perlindunganKU, dan dukunganKU.
Engkau adalah istimewa karena engkau adalah perpanjangan tanganKU....
Pria melambangkan citraKU, wanita-perasaanKU.
Bersama-sama kalian melambangkan TUHAN yang sejati.
Jadi Pria, perlakukan wanita dengan baik.
Cintailah dia, hormatilah dia, karena ia lembut.
Menyakitinya, berarti engkau menyakitiKU....
Apa yang engkau lakukan kepadanya,
engkau melakukannya kepadaKU.
Jika engkau menghancurkannya,
engkau hanya menghancurkan hatimu sendiri....
Wanita dukunglah pria.
Dalam kesederhanaan, tunjukkan kepadanya kekuatan perasaan yang telah KU berikan kepadamu.
Dalam kesunyian tunjukkan kekuatanmu.
Dalam cinta tunjukkan kepadanya bahwa engkau adalah tulang rusuknya yang melindungi tubuhnya.
Kisah Si Adik Ari-Ari
Katanya, sebagian besar masyarakat menganggap, bahwa plasenta [ari – ari] bagian yang tidak terpisahkan dari sang bayi. Oleh karena itu katanya plasenta atau ari – ari sebaiknya dirawat sebaik mungkin, dicuci sampai bersih dibungkus kain kafan, kemudian dikubur yang agak dalam. Bahkan katanya, ia juga harus diberi lampu listrik atau minyak, serta ditaburi bunga – bungaan, seperti layaknya orang meninggal.Pemahaman ini katanya berdasarkan pendapat secara turun temurun yang menganggap ari – ari adalah kakak bayi, yang telah menemani sang bayi selama dalam kandungan. Di sebagian masyarakat Jawa, ari – ari mendapat sebutan adi ari - ari [adik ari – ari]. Secara urutan, yang paling tua adalah kakang kawah [ketuban], adik ari – ari [ plasenta], dan jabang bayi [si bayi]. Dengan urutan ini si bayi adalah paling muda, dengan demikian penghormatan kepada yang lebih tua, sebaiknya dilakukan agar tidak tertimpa bencana. Demikian kata sebagian orang.Secara medis plasenta berperan besar dalam mengatur lalulintas suplay dan pembuangan berbagai unsur yang dibutuhkan janin untuk terus hidup. Misalnya saja, mengatur lalulintas oksigen dan karbondioksida, demikian juga halnya memasukkan nutrisi dan mengeluarkan sisa asupan janin. Sebagai tambahan atas fungsi ini, plasenta juga memproduksi hormon – hormon yang dibutuhkan ibu di sepanjang masa kehamilannya, guna menjaga kelangsungan hidup janin, yaitu HCG [Hormon Chorionic Gonadotropin], estrogen juga progesteron.Apabila plasenta tidak bekerja dengan baik, kemungkinan akan timbul bermacam – macam kelainan pada bayi. Dan yang pasti, yang menemani bayi di dalam rahim adalah plasenta sebagai penyambung hidup sang janin. Dan, apabila plasenta mengalami kelainan dan tidak mampu menyuplai oksigen dan nutrisi kepada janin maka janin akan mengalami kematian dalam kandungan. Boleh jadi, dengan peran yang cukup besar itulah maka sebagian orang menganggap bahwa ari – ari demikian luhur dalam menjaga kelangsungan hidup janin khususnya dan populasi manusia pada umumnya. Namun, Pusat Konsultasi Syariah yang diasuh oleh para doctor syariah seperti Dr. Salim Segaf Al – Jufri, yang beralamat di www.syariah online, menjelaskan tidak ada dasar hukum yang mengharuskan ari – ari dikubur.Hanya saja, menurut Pusat Konsultasi Syariah itu, sebaiknya dikembalikan saja kepada maslahatnya.Mungkin yang lebih baik memang dikubur atau dipendam, agar tidak menjadi penyakit atau mengotori lingkungan. Dengan demikian, hukum penguburannya tidak ada landasan hukumnya dalam Islam. Bilapun ingin dikuburkan sebaiknya hanya diniatkan untuk mencegah timbulnya penyakit. Karena dikhawatirkan bila plasenta dibiarkan di tempat terbuka, akan membusuk dan menimbulkan penyakit. Jadi, boleh saja mengubur plasenta alias si adik ari – ari. Tapi, jauhkan syirik dari kita. Karena semua itu hanya katanya …..?
Langganan:
Postingan (Atom)




