Selasa, 01 Maret 2011

Air Sumur Kehidupan

Kehidupan memang penuh dengan perjuangan untuk mencapai suatu cita cita, angan dan harapan. Sehingga kita kadang menjadi manusia yang buas dengan harta, kita menjaga bagai harimau menjaga santapan dikala kelaparan. Itu bukanlah munafik, tapi suatu realita sifat manusia yang lebih buas akan harta dan kemewahan.

Kita tidak tau mana batasan sukses, mana batasan berhasil, mana tingkat kaya, mana tingkat miskin, bahkan untuk menentukan level miskin saja dunia kebingungan. Semua dibatasi dengan benang semu. Kalau benang merah kita masih bisa melihat jelas, tapi disini kita tak dapat melihat lagi mana batasan benang tersebut, benangnya saja kita tidak dapat lihat, apalagi batasannya.

Namun kita tidak bisa memungkiri bahwa manusia butuh kebersamaan untuk berhasil, tidak ada satu orangpun di dunia ini dapat hidup tanpa bantuan orang lain, apalagi untuk mencapai tingkat sukses, atau bahagia, ataupun berhasil. Dengan kata lain manusia adalah makhluk sosial.

Sebagai makhluk sosial, manusia pasti berinteraksi satu sama lain, saling kerja sama, saling bantu, saling menolong, atau saling apapun itu namanya adalah untuk kepentingan bersama atau kepentingan orang lain ataupun untuk kepentingan diri sendiri, yang mana ketiganya saling keterkaitan atau saling ketergantungan.

Saling tolong menolong untuk kepentingan diri sendiri, sudah pasti semua orang mau, walau memang masih ada orang nyentrik tidak mau ditolong dengan alasan mandiri, hingga kewalahan sendiri. Dan tipe ini sangat sulit untuk maju, dan biasanya kurang senang dengan kesuksesan orang lain.

Saling tolong untuk kepentingan bersama, nah disini sudah mulai muncul watak watak asli manusia, yang mempunyai sejuta alasan untuk menghindar, tapi kita tetap percaya masih banyak orang yang sangat ikhlas hingga ke level ini. Dimana sangat sulit sekali untuk merealisasikan suatu kegiatan bersama dalam mencapai tingkat keberhasilan sukses. Kecuali kalau digabung dengan saling tolong untuk bersama terutama untuk sendiri.

Nah ini dia nih, Saling tolong untuk kepentingan orang lain, waduh gimana ya manusia sebagai makhluk sosial kadang menganggap ini menjadi hal sial, misalnya untuk bantu orang lain kebanyakan diantara kita akan keberatan dan kadang merasa menjadi terganggu. Yah katanya sih hal itu lumrah, sehingga kita tak siap untuk bantu orang lain. Sebagai contoh kita lihat saja di acara acara televisi sebagai reality show, dimana untuk memperoleh suatu bantuan pertolongan akan sangat sulit di dapat.

Untuk itu aku ingin menyampaikan suatu makna kehidupan, yang mungkin anda sepakat, atau mungkin ragu, atau mungkin no comment, atau bahkan tak sepakat, Nah agar tidak sulit untuk beragumentasi, pandangan ini tidak saya tujukan bagi yang tidak sepakat, saya hanya menyampaikan bagi yang tidak sepakat, atau ragu atau no comment, agar direnungkan saja.

Makna kehidupan bagaikan air sumur, yang saya sebut AIR SUMUR KEHIDUPAN, dimana setiap orang sudah mempunyai sumur masing masing, dimana besar sumur setiap orang adalah berbeda beda, dan bahkan besar mata airnya juga pasti tidak sama ada yang menetes dan bahkan ada yang mumbul mumbul, kita tahu bahwa sumur itu mempunyai level tertentu, dimana dia mempunyai batas tertinggi dan juga batas terendah. Hal ini akan silih berganti antara musim hujan dan musim kemarau.

AIR SUMUR apabila dipakai oleh satu orang, air nya tidak akan meluber sampai ke atas, dan apabila tidak dipakai juga dia akan tetap segitu. Dan apabila dipakai oleh satu kampung, mungkin dia akan menurun tetapi pada pagi hari dia telah kembali seperti semula, seperti tidak pernah dipakai, demikian juga dengan AIR SUMUR KEHIDUPAN, apabila kita memakai sendiri kekayaan kita akan tetap segitu, tidak akan mungkin sampai meluber, kecuali yang mempunyai sumber air umbul, yang sudah pasti mengalir seperti sungai, dimana darma sosialnya mengalir kemana mana tanpa terbendung, ini tidak masalah.

Nah kembali pada yang mempunyai sumber sumur, perlu kita ingat bahwa apabila kita bersosial dengan royal, yakinlah bahwa kekayaan Anda tidak akan terkuras, dia akan kembali kelevel mana kita telah dipersiapkanNya, tapi ingat sumur Anda jangan Anda jebol untuk bantu orang lain sehingga sumur Anda jadi rusak dan tak berfungsi lagi. Contohnya, Anda membantu orang yang tidak mau bekerja, sehingga apapun bentuk pertolongan Anda akan sia sia adanya. Tapi bantulah yang pantas dibantu.

Jadi sebagai seorang dermawan tidak akan jatuh miskin karena ke dermawanannya, karena begitu banyak yang mendoakan kesuksesannya. Atau tidak ada orang yang kaya raya karena kekikirannya, tapi karena kegigihannya. Mungkin ini tidak dapat dimaklumi bila Anda tidak merenungkan, sekali lagi menjadi bersifat sosial bukan berarti memberikan sumur Anda pada orang lain ataupun menjebol sumur Anda. Tapi berikanlah porsi sesuai dengan mata air dalam sumur kehidupan Anda

Note :

Mari sikapi kehidupan ini, syukuri apa yang diperoleh sehingga kita dapat memahami dan menjalankannya

Cermat Dalam Pergaulan

Akhir-akhir ini pergaulan yang salah disinyalir sebagai faktor utama penyebab meningkatnya tindak kriminalitas dan kerusakan moral di tengah-tengah masyarakat. Maka tidak ada salahnya apabila kita menyimak analisa Habib Idrus bin Umar Alhabsyi mengenai pengaruh pergaulan terhadap baik buruknya kepribadian seseorang berikut; ‘Sesungguhnya pergaulan keseharian memberikan dampak yang signifikan dalam perkembangan kepribadian seseorang. Entah dampak yang positif ataupun yang negatif.

Seseorang yang senantiasa bergaul dengan orang-orang baik, maka lambat laun kepribadiannya akan menjadi baik. Demikian sebaliknya, seseorang yang senantiasa bergaul dengan orang-orang berakhlak buruk, keji dan fasik, maka kepribadiannya menjadi buruk dan lacur. Namun terkadang perubahan kepribadian sebagai dampak dari pergaulan tidaklah spontanitas, akan tetapi melalui proses yang lama dan berkesinambungan sehingga sering kali tidak dirasakan oleh yang bersangkutan. Bergaul dengan orang-orang baik dan soleh, akan tertanam di hati kita cinta kepada kebaikan dan tumbuh semangat untuk berbuat baik seperti mereka.

Adapun apabila kita bergaul dengan orang-orang fasik, maka gemar berbuat fasik dan lacurlah yang akan tertanam dalam hati kita. Maka dapat disimpulkan, bahwa kepribadian seseorang terprogram secara otomatis sesuai karakter lingkungan pergaulan. Dalam kitab ‘Awarif, syeikh Umar Syahrawardi berkata, “Persahabatan dengan orang-orang baik memberikan dampak positif yang luar biasa. Sedangkan rasa cinta dan sayang akan memperkokoh persahabatan tersebut.” Seorang ahli hikmah berpendapat bahwa apabila seseorang bertemu sahabatnya, maka terjadi pembauran karakter diantara keduannya. Mereka saling mengisi dan memperkuat kepribadian masing-masing.

Ada sebuah kaidah klasik berbunyi. “Pandangan kepada sesuatu akan mempengaruhi perilaku pihak yang memandang sehingga selaras dengan perilaku pihak yang dipandang”. Seperti apabila kita melihat sesuatu yang mengharukan, maka hati kita terbawa rasa haru lalu menjadi sedih. Demikian juga apabila kita melihat sesuatu yang menggembirakan, maka di hati kita akan muncul rasa senang dan gembira. Seekor unta liar yang tak dapat dikendalikan akan menjadi patuh dan terkendali apabila dikumpulkan dengan unta-unta yang telah jinak.

Bahkan hewan-hewan, tumbuh-tumbuhan dan udara sekalipun berevolusi baik secara fisik maupun karakter sesuai kondisi lingkungan masing-masing. Rasulullah SAW bersabda, ”Agama seseorang tergantung agama orang yang dicintainya (sahabatnya).” Sebuah kalam bijak menyebutkan bahwa seseorang yang suka bergaul dan berteman dengan orang yang baik, maka akan dijadikan oleh Allah sebagai orang baik sekalipun sebelumnya ia adalah orang jahat. Dan seseorang yang suka bergaul dengan orang fasik, maka ia akan dijadikan sebagai orang yang fasik dan jahat sekalipun sebelumnya ia adalah orang yang baik.

Dalam sebuah hadits shahih Rasulullah SAW ditanya salah satu sahabat,” Wahai Rasulullah! Ada seorang laki-laki mencintai suatu kaum, namun ia bukan termasuk kaum tersebut.” Rasulullah SAW dengan bijak menjawab,” Kamu kelak dikumpulkan bersama orang yang kamu cintai.” “Quthbul Irsyad” Habib Abdullah bin Alwi Alhaddad berkata, “Barang siapa senantiasa duduk bersama dan berkumpul dengan para ulama besar didasari rasa cinta kepada mereka dan keinginan meneladani budi pekerti dan perilaku mereka yang cenderung mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjauhi kemewahan dunia atau sekedar mengharapkan keberkahan dan doa-doa mereka tanpa adanya niatan untuk meniru perilaku mereka, maka ia akan mendapatkan kebaikan dan berkah yang melimpah.

Seperti tersebut dalam sebuah hadits qudsi yang artinya, ”Merekalah (para ulama besar) segolongan orang yang takkan celaka orang-orang yang duduk berkumpul bersama mereka.” Hanya saja, kebaikan dan keberkahan mereka takkan didapatkan orang-orang yang berkumpul dengan mereka dengan niatan agar ia dikenal orang sebagai orang baik karena sering berkumpul dengan para ulama dan orang soleh, sedangkan ia sendiri sebenarnya adalah orang yang keji dan dhalim.” Seorang ulama besar tempo dulu pernah berkata,” Sesungguhnya prasangka buruk dan rasa cinta yang murni akan menyatukan orang-orang awam bersama para ulama besar.

Dan tidak ada ibadah selain fardlu yang dilaksanakan seorang hamba yang lebih utama dari rasa cinta kepada para wali Allah, karena cinta kepada wali Allah adalah pertanda cintanya kepada Allah.” Terkadang seorang murid mendapatkan keberkahan dan manfaat yang melimpah dari guru-gurunya sekalipun ia tak mengenal bahkan tak pernah melihat mereka. Hal tersebut dikarenakan rasa cinta yang menggelora, keterikatan yang kuat dan prasangka baik kepada mereka.

Sayid Ali bin Abubakar Baalawi berkata,”Seorang murid akan mendapatkan manfaat dari guru-gurunya sekalipun mereka telah meninggal jika ikatan antara murid dan guru sangat kuat di dasari rasa cinta yang murni kepada mereka.” Al Imam Ali bin Abubakar As-Sakran berkata,”Para ulama tasawuf sejati yang ikhlas kepada Allah dalam setiap amal perbuatanya dan senantiasa berusaha menyempurnakan diri dalam meneladani akhlak Rasulullah SAW adalah para wali pembawa cahaya dan rahasia-rahasia Allah sekaligus sebagai kholifah di muka bumi. Maka beruntunglah orang-orang yang mencintai mereka, mendapatkan berkah mereka dan memperoleh doa kebaikan dari mereka.

Apalagi orang-orang yang berusaha berhidmat dan menjadi murid yang senantiasa menerima dan melaksanakan nasehat-nasehat mereka. Padahal, dengan memandang wajah mereka saja, rahmat dan keberkahan akan didapatkan.” Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah mempunyai hamba-hamba, barang siapa memandang salah satu diantara mereka, maka niscaya ia beruntung dan takkan celaka selamanya.” Sedangkan Syeikh Abubakar bin Salim pernah berkata,”Demikian jika kita memandang salah satu diantara hamba-hamba pilihan Allah tersebut. Adapun pandangan mereka kepada kita, maka itu akan menyampaikan kita kepada derajat yang sangat mulia di sisi-Nya.” Walhasil, dengan mendekati ulama, hidup akan menjadi penuh berkah.Semoga bermanfa'at,amin :)

From bengkel jiwa

Do'a Untuk Bunda

Bunda.....aku tahu kadang bunda berdusta padaku.......
Ketika ananda dulu makan......bunda memindahkan nasi punya bunda
padaku...bunda berdusta dengan mengatakan "Bunda tidak lapar, makanlah nak"

Ketika aku dan adik mendapatkan ikan dari hasil pancingan, bunda memasak masakan yang enak dan bergizi dengan ikan tersebut, bunda hanya memakan sisa ikan tersebut...
bunda berdusta kepada kami....."Makanlah nak.... bunda tidak suka ikan.....

Ketika kami sekeluarga dalam kesulitan.....aku & adik-ku semua harus sekolah...suatu malam kami terbangun melihat bunda masih bekerja demi agar kami bisa sekolah....ketika ku tanya"Bunda kenapa belum tidur?"....Bunda berdusta...."Cepatlah tidur lagi nak...Bunda Tidak capek kok"

Ketika aku baru masuk madrasah dan aku masih enggan masuk sekolah...bunda mengantarkan, bunda menunggu kami (aku & adikku), ketika lonceng berbunyi....bunda menyambut kami dengan sebotol teh manis dengan peluh dan keringat yang membasahi Bunda...kami pun memberikan kembali botol tersebut pada Bunda...tapi Bunda berdusta kepada Kami dengan mengatakan ...."Bunda belum haus minumlah dulu........

Bunda.......kami masih ingat ketika kami memakan 1 telor dadar yang diiris-iris dan dibagi untuk ananda dan adik-adik ....Ananda bertanya mana telor untuk Bunda?.......Bunda berdusta dengan menjawab.."Nanti Bunda masak lagi................

Bunda , ketika Bunda dengan tubuh yang lemah terbaring sakitpun, Bunda tersenyum kepada kami dengan menahan rasa sakit yang sangat. Bunda masih berdusta pada kami........kami tak kuat menahan air mata kami. Tapi Bunda masih berdusta dengan mengatakan " Jangan menangis sayang.....bunda nggak apa-apa......

Bunda kami tahu sekarang arti dusta Bunda kepada kami.....Bunda teramat sayang dan cinta kepada kami..

Masih senantiasa teringat dalam benak kami...
Ketika kami muda betapa Ibunda ingin memeluk kami ..tapi kami mengunci kamar kami.....
Ketika sebagian dari kami lulus SMA Ibunda kami menangis terharu.....tapi kami malah berpesta dengan teman-teman kami..

Ketika Ibunda & Ayahanda kami membayar uang kuliah dan mengantar kami kuliah pertama...tapi kami malah minta diturunkan di gerbang kampus karena malu dengan teman-teman kami..

Ketika mereka membantu biaya pernikahan.....akan tetapi malah kami menjauh pindah beratus kilometer dari mereka ...

Ketika dia memberi nasehat cara merawat bayi......tetapi kami malah berkomentar "Maaf Bunda zaman sudah berubah......

Ketika mereka memendam rindu ingin bertemu kami …Bunda bilang “Mas lebaran pulang ya?”...akan tetapi apa Jawaban kami "Maaf Bunda kami sibuk dengan pekerjaan kami.......(lebaran itu merupakan lebaran yg paling menyedihkan bagiku Bunda)

Ketika di Usia mereka lanjut dan sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatan kami.... sebagai gantinya malah kami membaca pengaruh negatif orangtua yang menumpang di rumah cucu-cucunya......
(Sehingga ketika sebagian besar dari kita, baru merasa seperti dijatuhi palu godam yang meremukan hati , ketika orang tua kita di panggil-Nya, bahwa ternyata kita belum melakukan apapun untuk kedua orangtua kita)

Untuk itu Ya Allah ampunilah kedurhakaan kami...
Ya Allah senantiasa perbaiki ahlak kami...
Ya Allah rahmatillah senantiasa orangtua kami.
Bunda ayahanda terima kasih atas segalanya..............
Bunda Ayahanda kami rindu padamu saat ini.....
Bunda ayahanda kami ingin engkau hadir bersama kami.........

Bunda Ayahanda maafkan segala kenakalan kami..............
Ya Allah ampunilah kedurhakaan kami......
Ya Allah rahmatillah senantiasa ayah bunda kami.
Ya Allah cintailah…kasihilah…sayangilah mereka
sebagaimana mereka demikian sayang kepada kami........................
RABBIGHFIRLI WALIWALIDAYYA WARHAMHUMA KAMA RABBAYANI SHOGHIRO

Firasat HATI yang BerCAHAYA

Sahabat Hikmah...
Tidak ada suatu keinginan yang besar dari seorang mukmin...
Kecuali mempunyai hati yang bersih dan bercahaya.
Karena dia yang akan menuntun keselamatan hidup kita di dunia.

Hati yang cemerlang adalah hati yang bersih suci dan mampu 'melihat' alam ghaib sehingga ia mengenal Allah ta'ala tanpa keraguan sedikitpun.

Pada zaman nabi ada seorang laki-laki bertanya pada nabi, “Ya Rasulullah , siapakah manusia terbaik?”. Nabi menjawab, “Mereka adalah orang mukmin yang berhati makhmum.” Orang itu bertanya lagi , “Apakah hati makhmum itu?” . Nabi bersabda, “Itu adalah hati yang berTAKWA lagi bersih yang tidak ada didalamnya penipuan, sikap melampaui batas, tipu daya, khianat dan dengki”. (HR. Ibnu majah dan termasuk hadis shahih).

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu berTAKWA kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqaan (pembeda) dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa) mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar." (QS Al-Anfal : 29)

"Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), berTAKWAlah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu nur (cahaya) yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS Al-Mujadilah :28)

Dalam hadits Qudsi, diriwayatkan oleh Abu Hurairah radliyallahu 'anhu bahwa Rosulullah SAW bersabda :
Sesungguhnya Allah swt telah berfirman: "Barangsiapa yang menyakiti wali-Ku , maka Aku menyatakan perang kepadanya. Tidaklah hamba-Ku mendekati-Ku dengan suatu pekerjaan yang lebih Aku sukai daripada dia mengerjakan apa yang Aku telah fardhukan kepadanya. Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan dirinya kepada-Ku dengan melakukan yang sunat (nawafil) sehingga Aku cinta kepadanya. Maka apabila Aku telah mencintainya, adalah Aku-lah yang menjadi pendengarannya yang ia mendengar dengannya, dan penglihatannya yang ia melihat dengannya, dan tangannya yang ia tamparkan dengannya, dan kakinya yang ia berjalan dengannya; Dan sesungguhnya, jika ia meminta kepada-Ku, nescaya Aku berikan kepadanya; Dan sesunggunya, jika ia memohon perlindungan kepada-Ku nescaya Aku berikan perlindungan kepadanya." (Riwayat Imam Bukhari)

Hati yang bersih juga hati orang yang Ikhlas, sehingga ditakuti oleh setan. Nabi pernah bersabda, “Tidak berjalan Umar disuatu lorong melainkan setan memilih jalan lain (supaya tidak berpapasan dengan Umar). (HR. Imam Bukhari dan Muslim). Perasaan takut yang ditunjukkan setan disebabkan karena ketakwaan yang ada dalam diri Umar.

Apabila hati bersinar dan gemilang, Allah mengilhamkan kepada hati itu berbagai ilmu dan petunjuk. Diantaranya adalah firasat mukmin. Sehubungan hal tersebut menurut Imam Thirmidzi , nabi bersabda , “Takutlah kamu dengan firasat mukmin karena sesungguhnya dia melihat dengan nur Allah. “

Contohnya, menurut Anas bin Malik , pada suatu hari dia melihat seorang wanita dan tertegun dengan kecantikannya. Kemudian setelah itu , beliau bertemu dengan Utsman bin Affan dan Utsman berkata, “Telah masuk ke perkumpulanku , seorang laki-laki yang dimatanya terdapat tanda-tanda zina.” Anas terkejut dengan perkataan Utsman dan bertanya . “Masih adakah wahyu setelah nabi (kok Khalifah Utsman bisa tahu apa yang telah dilakukannya) ?” . Utsman menjawab. “Tidak, yang ada hanyalah mata hati dan firasat yang benar”

Begitu pula dengan peristiwa yang terjadi atas khalifah Umar bin Khatab. Ketika beliau sedang menyampaikan dakwahnya di Madinah, tiba-tiba beliau berkata , “Wahai Sariah, pergilah kebukit, kebukit.” Rupanya , pada waktu itu beliau dapat melihat bahwa tentara-tentara Islam yang dipimpin oleh panglima Sariah mengalami kekalahan sedangkan mereka berada jauh di Madinah. Beliau segera memberi petunjuk kepada Sariah agar membawa tentara-tentara Islam ke bukit. Menurut Sariah , beliau dapat mendengar suara Umar dengan jelas dan segera mematuhi petunjuknya sehingga mereka akhirnya memperoleh kemenangan. Ini adalah bentuk –bentuk ilham yang dianugerahkan Allah kepada mereka yang memiliki hati yang bersih.

Itulah beberapa contoh orang-orang yan bertTAKWA yang hatinya bercahaya.
Banyak orang mengHIAS WAJAH dan TUBUHnya...
Padahal WAJAH dan TUBUHnya akan menjadi FITNAH makanan syaithan.
Dan hanya orang-orang yang mendapat HIKMAH...
Dialah yang selalu mengHIAS HATInya dengan keTAKWAan.

Wallahu a'lam bishshowab

True Love

Kisah ini terjadi di beijing Cina … seorang gadis bernama Yo Yi Mei ….memiliki cinta
terpendam terhadap teman karibnya di masa sekolah …namun ia tidak pernah mengungkapkannya …Ia hanya selalu menyimpan di dlm hati berharap temannya bisa mengetahuinya sendiri …tapi sayang temannya tak pernah mengetahuinya ...hanya
menganggapnya... sebagai sahabat ..tak lebih … suatu hari … Yo Yi Mei mendengar bahwa sahabatnya akan segera menikah hatinya sesak …tapi ia tersenyum “ aku harap kau bahagia “ ….sepanjang hari Yo Yi mei bersedih …ia menjadi tidak ada semangat hidup …. Tapi dia selalu mendoakan kebahagiaan sahabatnya …

12 Juli 1994 sahabatnya memberikan contoh undangan pernikahannya yg akan segera dicetak kepada Yi mei …ia berharap Yi Mei akan datang …sahabatnya melihat Yi Mei yang menjadi sangat kurus dan tidak ceria bertanya “ apa yg terjadi dengamu , kau ada masalah ??? , Yi mei tersenyum semanis mungkin…” kau salah lihat ...aku tak punya masalah apa – apa …wah contoh undanganya bagus .. tapi aku lebih setuju jika kau pilih warna merah muda lebih lembut …” Ia mengomentari rencana undangan
sahabatnya .. sahabatnya tersenyum “ oh ya …ummm aku kan menggantinya … ,terimakasih atas sarannya …. Mei ..aku harus pegi menemui calon istriku hari ini kami ada rencana melihat2 perabotan rumah … daah “ Yi Mei tersenyum …melambaikan tangan .. Ia pulang dengan hati yg sakit sangat sakit ….

18 Juli 1994 ..Yi Mei terbaring di rumah sakit … Ia mengalami koma , Yi Mei mengidap kanker darah stadium akhir … , kecil harapan Yi Mei untuk hidup …semua organnya yg berfungsi hanya pendengaran , dan otaknya …yg lain bisa dikatakan “mati “ dan semuanya memiliki alat bantu … , hanya muzizat yg bisa menyembuhkannya…sahabatnya setiap hari menjenguknya … menunggunya …bahkan ia menunda
pernikahannya ..baginya ..Yi Mei adalah tamu penting dlm pernikahannya …, keluaga Yi Mei sendiri setuju memberikan “suntik Mati “ untuk Yi Mei ...krn tak tahan melihat penderitaan Yi Mei …

10 Desember 1994 …semua keluarga setuju
besok 11 Desember 1994 Yi Mei akan disuntik mati ..dan semua sudah ikhlas …hanya sahabat Yi Mei yg mohon diberi kesempatan … berbicara yg terakhir ……sahabatnya menatap Yi Mei yg dulu selalu bersama …. Ia mendekat berbisik … di telinga Yi Mei

“ Mei apa kau ingat waktu kita mencari belalang , menangkap
kupu2….. ? kau tahu ..aku tak pernah lupa hal itu , dan apa kau ingat waktu disekolah waktu kita dihukum bersama gara2 kita datang terlambat ….kita langganan kena hukum ya ?apa kau ingat juga waktu aku mengejekmu ..kau terjatuh di lumpur saat kau ikut lomba lari,kau marah dan mendorongku hingga akupun kotor ?apakah kau ingat aku selalu mengerjakan PR di rumahmu ? aku tak pernah
melupakan hal itu … , Mei .. aku ingin kau sembuh … aku ingin kau bisa tersenyum seperti dulu …aku sangat suka lesung pipitmu yg manis … kau tega meninggalkan sahabatmu ini ??? tanpa sadar sahabat Yi Mei menangis , air matanya menetes membasahi wajah yi Mei …. “ Mei ..kau tau ..kau sangat berarti untukku …aku tak setuju kau disuntik mati , rasanya aku ingin membawamu kabur dari rumah sakit
ini … aku ingin kau hidup ……, kau tau kenapa ??? krn aku sangat mencintaimu …aku takut mengungkapkan padamu , takut kau menolakku ……meskipun aku tau kau tidak
mencintaiku … aku tetap ingin kau hidup …. Aku ingin kau hidup .. …, Mei tolonglah …. Dengarkan aku Mei … bangunlah …. !! sahabatnya menangis …… ia menggengam kuat tangan Yi Mei …aku ..selalu berdoa Mei ..aku harap Tuhan berikan keajaiban buatku ..Yi Mei sembuh ..sembuh total ..aku percaya …. Bahkan kau tau aku puasa … agar doaku semakin didengar Tuhan …. ““ Mei aku tak kuat besok
melihat pemakamanmu ..kau jahat …kau sudah tak mencintaiku sekarang kau mau pergi …. Aku sangat mencintaimu … aku menikah hanya ingin membuat dirimu tidak lagi dibayang-bayangi diriku sehingga ..kau bisa mencari pria yg selalu kau impikan …hanya itu Mei … seandainya saja kau bilang kau mencintaiku ...aku akan membatalkan pernikahanku ..aku tak peduli …tapi itu tak mungkin …kau bahkan mau
pergi dariku ..sebagai sahabat …, sahabat Yi mei mengecup pelan dahi Yi Mei ….ia berbisik ..” aku sayang kamu , aku mencintaimu ..” suaranya terdengar parau krn tangisan … …

Dan apa yg terjadi …it’s amazing ..”CINTA “ bisa menyembuhkan
segalanya , 7 jam setelah itu ..dokter menemukan tanda2 kehidupan dalam diri Yi Mei …jari tangan Yi Mei bisa bergerak , jantungnya , paru2nya , organ tubuhnya bekerja …..sungguh sebuah keajaiban , pihak medis menghubungi keluarga Yi
Mei..dan memberitahukan keajaiban yg terjadi ….dan sebuah muzizat lagi … masa koma lewat ….pada tgl 11 Des 1994

14 Des 1994 Saat Yi Mei bisa membuka mata
dan berbicara ..sahabatnya ada disana …ia memeluk Yi Mei menagis bahagia ….. ,dokter sangat kagum akan keajaiban yg terjadi …. ,
“ aku senang kau bisa bangun ..kau sahabatku terbaik …. “ sahabatnya memeluk erat Yi Mei ….
Yi Mei tersenyum …. “ kau yg memintaku bangun ..kau bilang kau mencintaiku ...taukah kau ….aku selalu mendengar kata-kata itu …aku berpikir aku harus berjuang..untuk hidup “
“Lei …aku mohon jangan tinggalkan aku ya ..aku sangat
mencintaimu …..”
Lei memeluk Yi Mei …….. “ aku sangat mencintaimu juga “

17 Februari 1995 ..Yi Mei & Lei menikah ……, hidup bahagia ..dan sampai
dengan saat ini pasangan ini memiliki 1 orang anak laki – laki yg telah berusia
14 tahun ….kisah ini sempat gempar di Beijing

Di atas Langit Masih aDa Langit

Kemarin sore saya menghabiskan waktu bersama seorang sahabat saya yang menurut saya memiliki segala galanya, dia ganteng, cerdas, bekerja di law firm nomor satu dengan gaji puluhan juta rupiah, secara kasat mata sahabat saya ini tidak memiliki kekurangan, dan jika ditanyakan kepada saya apakah saya mau bertukar ...nasib dengan sahabat saya ini pasti saya langsung meng”iya”kan, tanpa pikir panjang tapi kemudian saya berpikir lagi, bukankah setiap orang itu punya ujian masing masing yah? bukankah tak ada manusia yang tak retak, bukankah diatas langit masih ada langit, artinya sahabat saya ini juga pasti memiliki luka, memiliki hari hari yang gak enak, kan gitu yah?

Jadi ketika saya melihat orang lain itu punya segalanya dan bahagia harusnya saya gak perlu iri, gak sopan lah sama ALLAH harus iri dengan manusia lain yang diberi bahagia lebih oleh ALLAH, toh nanti saya pasti punya bahagia sendiri yang tidak dimiliki oleh sahabat saya ini, mungkin sahabat saya bahagia karena punya kekasih yang setia, disaat yang sama saya bahagia mengurus mereka yang membutuhkan saya di panti asuhan, bahagia dengan mewakafkan diri, kan emang ternyata beda yah? bahagia saya tak akan sama dengan bahagia sahabat saya, karena ALLAH maha tahu takaran yang pas untuk saya kalau saya hanya punya rejeki segini setelah seharian banting tulang sementara sahabat saya kerja dikit duit banyak, toh saya tetap bahagia, ketika bekerja adalah ladang ibadah, berarti saya harusnya bahagia karena semakin banyak kerja semakin banyak pahala

Pepatah bilang “rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau”, jadi memang keliatannya indah, padahal? belum tentu, jadi nggak usah iri sama hamba ALLAH yang lain. Iya, saya yang manusia ini memang takkan pernah merasa puas dengan segala atribut dunia ini. Dunia seisinya takkan mampu memuaskan hasrat dan keinginan saya, dituruti pun hanya akan lelah, dilihat-lihat, ditimbang-timbang juga gak akan saya miliki, mau nangis sambil muntah darah juga gak bisa saya miliki yang memang bukan milik saya.

Manusia kadang ingin memiliki sifat ALLAH “Maha Berkehendak” padahal saya hanya hamba yang tak akan mampu memiliki semua yang saya kehendaki, dan jika ini saya biarkan maka saya sudah mengambil hak ALLAH, dan ini tak akan pernah terjadi, dan pada saat saya bersyukur dengan yang sedikit inilah ALLAH hadir dan memberi lebih, ini janji ALLAH loh, ketika saya mensyukuri yang sedikit ini maka ALLAH akan menambah, kalau gak mau bersyukur nanti diambil semua deh oleh pemiliknya… dan ALLAH tidak pernah ingkar janji.

Bayangkan, jika semua yang saya kehendaki diberi oleh ALLAH, minta mobil dikasih, minta Dian Sastro diberi, minta uang milyaran di ATM langsung ada, terus dimana ladang ibadahnya dong? dimana kehambaan saya akan saya letakan, dimana airmata berlinang yang akan saya tumpahkan jika kemudian saya menjadi sombong dengan semua yang saya miliki jadi gak perlu lagi berdoa, tak akan mampu saya menanggungnya biarlah yang sedikit ini yang penting cukup, yang penting bahagia, yang penting berkah, yang penting tidak jauh dari ALLAH dan ini yang terpenting. kalau mengikuti dunia saya tak akan sanggup karena diatas langit yang ingin saya sentuh ada lagi langit kira kira begitu !! hehehe, motivator mode on nih si Ade.

Nah untuk menghibur diri, lihatnya kebawah sekali kali saja, jangan keseringan nanti gak punya harapan, ketika saya hanya mampu naek motor maka masih ada yang berjubel jubel kepanasan di dalam bis, ketika saya hanya bisa makan tempe siang ini maka masih ada yang belum makan udah tiga hari, ketika saya tidak memiliki kekasih secantik Dian Sastro mungkin masih ada yang cantiknya hanya secantik Jessica Iskandar, cukuplah senyumnya toh sama sama manis.
kalau saya sendiri dimalam minggu, berpikirlah kan ada ALLAH yang tak pernah membiarkan saya sendiri, kalau saya gak punya gaji puluhan juta, yang sedikit ini alhamdulillah, jadi hisabnya gak terlalu berat karena memang hanya cukup untuk makan dan ongkos

Yuk semangat, bukan hanya kita yang luka dan memiliki masalah, tapi SEMUA hamba ALLAH memiliki masalah, dengan porsi yang berbeda tentunya, dengan jalan keluar yang beda pula, kan gak ada yang abadi dibumi ALLAH ini, ketika luka ingatlah esok akan bahagia, dan ketika bahagia ingatlah bahwa esok mungkin akan luka…
Jadi, enjoy aja ….

Taklukan Diri Sendiri

Selama kita masih dibodohi oleh KEINGINAN-KEINGINAN,
Selama itu pula kita tidak akan mendapatkan kebahagiaan.

Kita harus mampu menaklukkan diri sendiri,
Dari perbuatan yang menghinakan menghinakan diri
Dari KEBANGGAAN SEMU dengan banyaknya harta

Musuh yang paling besar adalah diri kita sendiri
Benteng hitam yang paling kokoh adalah nafsu
Yang bersemayam di dalam dada ini

Taklukkan diri sendiri niscaya akan dapat menaklukkan dunia
Perangi hawa nafsu niscaya akan mendapat kemenangan

Apabila syetan telah menggerogoti dada,
Memompa nafsu,
Menggerayangi kalbu,
Sehingga menjadi takut dan was-was dengan KEMISKINAN,
Maka segeralah berlindung kepada Sang Pencipta

“Dan jika kamu ditimpa suatu godaan syetan , maka berlindunglahkepada allah. Sesungguhnya allah maha mendengar dan maha mengetahui” (QS AL’Araaf (7) :200)

Tekan segala keinginan yang kurang bermanfaat;
Perteguh hati dengan perbuatan-perbuatan yang baik;
Dan benahi hati dari dendam kesumat, iri dan dengki
Hilangkan rasa bangga terhadap diri sendiri dan merendahkan orang lain.

Ketuklah pintu Rab-mu ketika marah, membenci sesuatu,
jiwa tergoncang dan jiwa labil..
Ikhlaskan dan bertawakkallah kepada-Nya

“...Dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat allah (zikrullah). ingatlah hanya dengan mengingat allah lah hati menjadi tentram (QS Ar-Ra’d (13) : 28)

Allah-lah mata air ketentraman batin.
Nafsu menjadi dingin dengan melakukan perintah-NYA
Mata menjadi sejuk dengan ber”tamu” kepada-NYA saat malam tiba;

Dengan bertakwa kepada-NYA
Keresahan berubah menjadi kesenangan.

Hanya dengan mengingat-NYA ,
Kita akan mampu menekan hawa nafsu, egoisme dan kecongkakan diri
dan berhenti dari kemaksiatan.

"Yaitu orang-orang yang apabila mereka berbuat dosa dan menganiaya diri mereka sendiri, mereka segera ingat Allah dan langsung memohon ampun atas dosa-dosanya dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa tersebut." ( QS Ali Imran : 135)

Dengan menaklukkan diri sendiri
Kita telah terbebas dari penjara kesengsaraan,
Telah terhindar dari jalan yang berlubang
Telah menyingkir dari badai yang menggulung,
Telah terbebas dari penyakit hati, dan
Telah lepas dari ikatan kita dengan syetan
Seperti camar yang menari diatas awan.
Ia jauh dari pemangsa
Dan berbahagia di lengkung indahnya pelangi.

Musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri.
Dia bagaikan tali tali rantai
Yang mengikat tawanan dengan kekuatan besinya.
Hanya dengan melepaskan diri darinya,
Hidup kita akan menjadi sentosa
Sebab tidak akan ada lagi yang mengikat kita
Untuk terbang menuju kebahagiaan hakiki.

Jadilah seperti mawar
Jangan seperti benalu yang tidak berharga,
Jangan seperti debu yang tidak bernilai,
Jangan seperti batu yang terinjak-injak dijalanan.

Jadilah keras seperti intan
Yang bersemayam di persembunyiannya yang kokoh
Yang hanya keluar untuk sang Pemilik-Nya
Kemurnian intan selalu terjaga,
Kesejukan sinarnya melebihi embun pagi diujung daun
Lekukan wajahnya kian memancarkan ketenangan
Namun dia kokoh melebihi bebatuan....

Jangan sampai cahayamu padam
Karena sebuah bola api yang kecil
Karena seekor serangga yang haus,
Bola api dan serangga bukanlah halangan
Untuk tetap melebarkan sayap keindahanmu
Jangan sampai kesulitan hidup membuatmu menyerah!

Jika ingin hidup...
Maka kehidupan itu berada ditengah-tengah bahaya,
Maka kehidupan itu akan penuh dengan kesulitan
Janganlah menghindar darinya...
Atasilah kesulitan-kesulitan itu.
Kesulitan selalu merupakan berkah yang tersembunyi
Karena akan mendatangkan yang terbaik.

Tidak ada jalan lain yang harus kita lewati
Selain jalan menuju Rahmat-NYA.

Tidak ada pintu yang kita ketuk
Saat seluruh pintu manusia tertutup untuk kita,
Kecuali Pintu-Nya.

Tiada tali yang kuat tuk tempat bergantung
Selain tali-NYA

Dan tidak ada karunia yang kita harapkan,
Kecuali karuniaNYA

YA Allah ..
Ya Rahman ...
Ya Rahim...
Ya Tuhan kami..
Hati kami telah lelah,
Tenaga kami telah terkuras
Airmata telah melelehkan semangat kami,
Langkah kamipun telah gontai
Dan bumi tempat kami berpijakpun telah bergoyang.

Ya Allah yang sinar-Mu memenuhi Timur dan Barat,
Terangilah pula kiranya hati kami
Dan bersihkan airmata kami dengan kesabaran dan ketenangan
Angkatlah Hijab kesulitan yang membuat airmata kami menetes
Lupakanlah ingatan kami akan awan hitam yang melekat
Dan ringankanlah langkah kami yang gontai ...
Menuju ampunan dan keridloan-Mu

Ya Allah sempurnakanlah sinar-Mu
Tunjukilah dan bimbinglah kami,
Besarlah rasa maaf-Mu,
Maafkanlah dosa-dosa kami
Hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami
Bagi-Mulah segala puja dan puji....